Keanekaragaman Hayati

BIOFIN – Biodiversity Finance Initiative Phase 2

Meningkatkan hasil pembangunan dan keanekaragaman hayati serta berkontribusi dalam menutup kesenjangan pembiayaan melalui solusi inovatif.
Navigasi Proyek
Status
On Going
Tahun
2020 — 2027
Area
Pendanaan / Financing

Informasi utama

area kolaborasi
Pendanaan / Financing
Fokus Tematik
Keanekaragaman Hayati
Tahun Pelaksanaan
2020 — 2027
Mitra Utama
UNDP

Program & kegiatan terkait

BIOFIN Fase 2 bertujuan untuk meningkatkan hasil pembangunan dan keanekaragaman hayati serta berkontribusi dalam menutup kesenjangan pembiayaan melalui implementasi berbagai solusi pembiayaan.
  • Green Sukuk for Biodiversity
  • Ecological Fiscal Transfer (EFT)
  • Nature-related Financial Disclosure (TNFD)
  • Faith-based Fund for Biodiversity
  • Biodiversity Budget Tracking
  • Biodiversity Credit

Keluaran Program

Biodiversity Positive Incentive
Policy Institutional Review (PIR)
Biodiversity Expenditure Review (BER)

Dampak & Kontribusi Kolaborasi

FS 1: Green Sukuk for Biodiversity

  • Pelembagaan akses pembiayaan Sukuk untuk proyek keanekaragaman hayati melalui dukungan teknis kepada Bappenas.
  • Penyusunan dan finalisasi kriteria serta indikator proyek berbasis Sukuk hijau, yang diintegrasikan ke dalam pedoman teknis regulasi Menteri PPN/Bappenas.
  • Penguatan kapasitas K/L dalam menyiapkan proyek hijau yang memenuhi standar pembiayaan Sukuk, termasuk perluasan koordinasi lintas sektor.
  • Dukungan revisi regulasi Sukuk di tengah transisi kelembagaan serta pengawalan integrasi proyek keanekaragaman hayati dalam siklus Sukuk 2027.
  • Mobilisasi pendanaan sebesar USD 2,8 juta melalui Green Sukuk (SBSN) untuk BKSDA Maluku yaitu Pusat Konservasi Satwa Maluku, dengan dampak nyata penyelamatan lebih dari 1.500 satwa pada 2023–2024.

FS 2: Faith-based Fund for Biodiversity

  • Pelembagaan pemanfaatan dana sosial Islam (zakat, infak, sedekah) sebagai sumber pembiayaan keanekaragaman hayati.
  • Penguatan kapasitas masyarakat Desa Tuva dan Kahayya melalui pendekatan terintegrasi antara konservasi dan peningkatan mata pencaharian berkelanjutan.
  • Peningkatan keterampilan teknis budidaya lebah tanpa sengat Apis nigrocincta di Kahayya.
  • Perbaikan praktik budidaya kakao di Tuva melalui sekolah lapang dan pendampingan teknis komprehensif.
  • Penguatan transfer pengetahuan melalui partisipasi aktif perempuan dan petani champion lokal.

Ecological Fiscal Transfer (EFT)

  • Mendorong implementasi instrumen EFT sebagai mekanisme pembiayaan inovatif di tingkat daerah.
  • Memperkuat kerangka kebijakan daerah melalui pengesahan Peraturan Gubernur No.38/2024 di Jawa Tengah.
  • Menginisiasi alokasi pendanaan sebesar USD 22.181 kepada Kabupaten Boyolali untuk Kebun Raya Indrokilo.
  • Memperkuat kapasitas perencanaan dan verifikasi data oleh Bappeda dan DLH Jawa Tengah.
  • Menghasilkan daftar 10 kabupaten/kota prioritas EFT 2026.

Biodiversity Budget Tracking

  • Pelembagaan sistem penelusuran anggaran ke sistem daring terintegrasi (Dynamic Tagging dalam KRISNA).
  • Kolaborasi dengan Bappenas dalam analisis klasifikasi belanja dan penyusunan pedoman penandaan.
  • Peningkatan mobilisasi anggaran publik sebesar USD 1,99 miliar sejak 2022.
  • Meningkatkan kapasitas 405 pemangku kepentingan sejak 2020.
  • Mendukung penyusunan kerangka pembiayaan IBSAP 2025-2045.

Nature-related Financial Disclosure (TNFD)

  • Mendorong adopsi kerangka pengelolaan risiko berbasis alam selaras dengan standar global TNFD.
  • Penyelarasan materi pelatihan TNFD bersama sekretariat global dan negara mitra BIOFIN.
  • Pengembangan modul TNFD kontekstual Indonesia bersama PPA UI.
  • Memfasilitasi peluncuran proyek IKI-TNFD dan dialog multipihak.
  • Membangun minat perusahaan melalui seminar dan pelatihan sepanjang 2025.

Biodiversity Credit

  • Memperkuat pemahaman regional mengenai konsep biodiversity credit melalui mini-regional exchange.
  • Mendorong kepemimpinan nasional oleh Bappenas untuk membangun ekosistem pasar.
  • Menguatkan posisi Indonesia dalam forum global melalui presentasi BIOFIN di Santiago.
  • Mengembangkan landasan pengetahuan melalui pembelajaran dari skema carbon credit dan PES.
  • Melakukan asesmen minat perusahaan dan kelayakan lokasi instrumen.

Galeri & Dokumentasi

Mari Berkolaborasi untuk Keanekaragaman Hayati

Inisiatif BIOFIN terus berupaya menutup gap pendanaan untuk masa depan alam Indonesia yang lebih baik.
Tautan Relevan
  • Bappenas Indonesia
  • Kementerian Keuangan
  • UNDP Global BIOFIN
  • IBSAP 2025-2045

Alamat

Gedung Lippo Kuningan 15th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav.B-12, Jakarta 12940

Kontak

©2023 Low Carbon Development Indonesia

to top