Pengembangan Energi Berkelanjutan
Kebutuhan energi yang semakin meningkat di kala ketersediaan energi dalam negeri yg semakin berkurang, menandakan perlunya peralihan ke sumber energi alternatif dalam negeri, khususnya di Sektor Energi seperti Energi Terbarukan
REKOMENDASI KEBIJAKAN
Pengembangan Energi Berkelanjutan
- Penurunan intensitas energi (Efisiensi Energi) secara bertahap sebanyak 1-2% per tahun hingga 2030 untuk semua sektor demand
- Utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) mendekati 100% di 2060
- Transisi penuh ke kendaraan listrik & hidrogen dari BBM
- Penghentian pembangunan PLTU
- Pengembangan energi sebagai sumber energi termal, dll
0
%
Baseline tahun 2019
0
%
Target tahun 2022
0
%
Target tahun 2023
0
%
Target tahun 2024
*Angka Kumulatif Target Penurunan Emisi GRK Terhadap Baseline
Target Utama Dalam RPJMN 2020 - 2024
0
%
Porsi Energi Baru Terbarukan Dalam Bauran Energi Nasional
*Angka Kumulatif
0
Penurunan Intensitas Energi Final (SBM/Miliar Rp)
*Angka Kumulatif
0
Intensitas Energi Primer (SBM/Miliar Rp)
*Angka Kumulatif
Penerapan PRK
Update Terkini
Berita terkini mengenai topik pembangunan seputar pembangunan rendah karbon