ClimB – Climate and Biodiversity Hub Indonesia
Navigasi Proyek
Informasi utama
Program & kegiatan terkait
Keluaran Program
Mengintegrasikan kebijakan iklim dan langkah-langkah pemulihan hijau ke dalam RPJMN dan RPJPN.
Meningkatkan implementasi pemerintah Indonesia terhadap proses kebijakan utama keanekaragaman hayati.
Menguatkan dialog kebijakan dan pengelolaan pengetahuan tentang perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, dan kegiatan IKI khususnya antara Pemerintah Indonesia dan Kementerian Federal Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir/BMU serta antar pelaksana IKI diperkuat.
Mendukung pengarusutamaan target keanekaragaman hayati nasional ke dalam rencana pembangunan daerah.
Memperkuat partisipasi masyarakat adat dan komunitas lokal (IPLC) dalam proses revisi, pembaruan, dan pelaksanaan target keanekaragaman hayati nasional.
Meningkatkan akses para pemangku kepentingan terhadap pengetahuan praktis melalui jejaring pengetahuan nasional dan internasional.
Dampak & Kontribusi Kolaborasi
Dampak
Kerja sama ini memberikan kontribusi strategis dalam memperkuat integrasi kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta pengelolaan keanekaragaman hayati dalam kerangka Pembangunan Rendah Karbon. Melalui penguatan sistem kelembagaan dan mekanisme pemantauan serta evaluasi, termasuk optimalisasi AKSARA, perencanaan dan implementasi pembangunan rendah karbon menjadi lebih terukur, akuntabel, dan selaras dengan target nasional.
Sinergi Lintas Kelembagaan
Sinergi lintas kementerian/lembaga juga semakin kokoh, didukung oleh kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah, mitra pembangunan, sektor non-pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya. Secara keseluruhan, kerja sama ini mendukung transformasi pembangunan menuju ekonomi hijau yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029.
Kontribusi terhadap Program, Kebijakan, Kapasitas, dan Knowledge
- Penguatan Program dan Kebijakan – Kerja sama ini berkontribusi pada penguatan kerangka kebijakan, pendanaan, dan kelembagaan di bidang keanekaragaman hayati serta perubahan iklim. Integrasi aspek ekonomi sirkular dan adaptasi perubahan iklim ke dalam dokumen perencanaan pembangunan memperkuat konsistensi antara agenda lingkungan dan agenda pembangunan nasional. Selain itu, sistem pemantauan dan evaluasi pembangunan rendah karbon terus disempurnakan untuk memastikan pencapaian target yang lebih efektif dan berbasis kinerja
- Peningkatan kapasitas – Melalui berbagai kegiatan pendampingan dan penguatan teknis, kapasitas sumber daya manusia dalam perencanaan, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim semakin meningkat. Pendekatan berbasis hasil (results-based management) juga diperkuat guna mendukung pengelolaan keanekaragaman hayati yang lebih strategis, terukur, dan berdampak nyata
Publikasi Terkait
Publikasi belum tersedia untuk project ini.
















