Laporan Implementasi Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon
Author: MINISTRY OF NATIONAL DEVELOPMENT PLANNING/BAPPENAS Category: PRK Published: 2019 Country: Indonesia Language: Indonesia More DetailsKonsistensi dan keseriusan Pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca merupakan manifestasi komitmen dalam upaya penanganan perubahan iklim. Kementerian PPN/Bappenas berperan dalam pengkoordinasian implementasi Perpres No.61 Tahun 2011 terkait aspek perencanaan, pemantauan, evaluasi, pelaporan termasuk proses kaji ulang yang disesuaikan dengan dinamika nasional dan internasional. Kementerian PPN/Bappenas juga telah mengembangkan konsep dan tools dalam proses pemantauan, evaluasi, dan pelaporan yang secara teknis dilaksanakan oleh Sekretariat RANGRK. Terdapat dua indikator kesuksesan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, yaitu intensitas dan penurunan emisi GRK. Perkembangan mengenai data dan informasi dari kedua indikator tersebut secara transparan terdapat pada sistem PEP Online (pep.greeneconomy.bappenas. go.id). Kementerian/Lembaga dan 34 Provinsi telah melaporkan aksi mitigasi kepada Sekretariat RAN-GRK. Tercatat ada 12.067 kegiatan dalam sistem PEP Online hingga Desember 2017 Dari hasil evaluasi kegiatan RAN-GRK dengan membandingkan antara target dan capaian penurunan emisi GRK tahun 2017 menunjukkan tiga sektor (bidang berbasis lahan, energi, dan IPPU) telah mencapai, bahkan melebihi, target tahunan. Sebagai contoh, capaian bidang IPPU 450% melebihi target tahunan 2017. Kementerian PPN/Bappenas telah dan akan terus mengembangkan platform baru pembangunan, yaitu PPRK yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial melalui kegiatan pembangunan beremisi GRK rendah serta meminimalkan eksploitasi sumber daya alam (SDA). PPRK merupakan transformasi RAN/RADGRK dan akan menjadi isu utama dalam RPJMN 2020 – 2024, serta sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pada tataran daerah PPRK juga diharapkan menjadi isu utama dalam RPMJD maupun RKPD